Kamis, 12 Desember 2013

Definisikan Kita

Sabtu malam memang menyenangkan untuk menghabiskan waktu diluar rumah tapi tidak denganku aku lebih memilih menghabiskan waktu diruang baca rumah yang penuh berpuluh-puluh buku yang tersusun rapi mulai dari bacaan berat milik ayah tentang kehidupan yang sempat aku baca namun aku tak tahu maksud buku itu samapi sekarang hingga tumpukan koleksi komikku yang aku kumpulkan beberapa tahun terakhir tak lupa jaringan internef yang selalu terhubung 24 jam nonstop dikomputer rumah. Tak heran aku lebih memilih menghabiskan malam minggu disini dari pada diluar sana, bagiku berada diruang baca itu berasa berada disurga dunia sama saperti halnya ketika aku berada ditoko buku.
Aku bergelung diatas karpet tebal diruang baca dengan sertumpuk komik yang belum sempat aku buka segel plastiknya, tak lupa komputer portabel yang mengakses semua jejaring sosial yang aku punya,kuletakan disamping tumpukan komik. Aku menikmati malam minggu yang indah ini, akupun tak peduli dia yang terkadang ngapel lewat telfon malam ini tak ada kabar memang kami terkadang seperti itu, saling tak ada kabar beberapa hari namun kami berdua menikmati hubungan jarak jauh kami yang menurumenurut orang lain menyiksa untuk dijalani tapi bagi kami semuanya menyenangkan selama kami saling percaya.
Aku menyeruput coklat panas, minuman yang beberapa waktu lalu dia kenalkan padaku sebelumnya aku menikmati coklat dengan caraku sendiri begitu dia hadir dan mengenalkan coklat panas aku langsung jatuh cinta, aku dapat dua sekaligus, yang membuatku kenyang serta yang menghilangkan hausku. Sudah dua komik yang aku baca dengan sesekali menanggapi celoteh temanku didunia maya, namun tiba-tiba sahabat yang lama dihidupku menngirimiku pesan
X: asa sebenarnya ada apa antara kamu dan awan?
Sahabtku bertanya tanpa basa-basi terlebih dahulu
A: ada apa? Kami berteman baik
X: kamu ada sesuatukan sama dia?
A: sssuatu apa?
X: sesuatu yang spesial
Aku tahu apa yang dia maksud tapi aku tak mau berterus terang
A: dapat gosip dari mana?
X: sudahlah jujur sama kamu pacarankan sama dia?
A: pacarankan sama dia? Ketemu aja bisa setahun sekali
X: tp km pernh kencankan sama dia
A: kcn oia sekali waktu itu aq berhutng menraktirnya segelas es potjong
X: nah itu kalian kencan brarti kalian pacaran
A: hey definisi kencan itu janjian untuk bertemu di suatu tempat dan tak ada penjelasan kalau kencan juga berarti pacaran
Aku mencoba mengeles sebisaku
X: lalu? Apa hubungan kalian berdua kalau bukan pacaran, aku lihat kalian begitu dekat
A: kami teman baik, kami bersahabat kami juga berkomitmen yang lebih dari sekedar sahabat
X: ah sudahlah aku kadang gak ngerti sama jalan pikiranmu.
Dia langsung off tapi emang seperti itulah kami, pacaran namun tak pernah pergi berdua hanya sekali ketika aku memenuhi janjiku padanya, kami berkirim pesan pun hanya sehari dua kali seperti orang mandi hanya sekedar say helo dan menanyakan kabar bahkan beberapa hari kami tak berkirim pesan, kami berpacaran namun kami tak punya panggilan khusus untuk mengebut masing-masing dari kami. nama kontak diponsel kamipun masih berhubungan dengan komunitas yang kamj ikuti. Hanya kami yang menngerti definisi dari hubungan yang kami jalani dan kami nikmati walau terkadang orang tak paham dan melihat kami aneh dibilang pacaran kami terkadang cuek satu sama lain dan begitupun sebaliknya.

Ska 8 desember 2013
-untuk awan, teman, sahabat, pacar, korba keisenganku, makasih untuk kisah yang berwarna-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pohon mangga depan rumah

Siang itu ada yang berbeda ketika aku sampai didepan rumah. Ayah tengah sibuk membongkar teras depan rumah untuk ditinggikan, karena suda...