sebuah blog yang bisa dibilang tak bermanfaat bagi pembaca tapi sangat bermanfaat bagi sipenulis
Jumat, 11 November 2011
111111
Selasa, 08 November 2011
foto didompetku
Rabu, 02 November 2011
1001 kisah debu
Aku sitik debu dan kau pasti ingin tahu dari mana asalku. aku berasal dari berbagai macam hal termasuk dari dirimu ya dari diri kamu. Ya kau pasti tak pernah mengira aku berasal dari kamu biar kujelaskan kau pernah dengar tentang ilmuwan yang telah meneliti tentang komunitasku yang berdiam dirumahmu sebagian dari kami berasal dari kamu dan sisanya dari mahluk yang biasa kamu belai bulunya dan yang lainya. Masih tak paham biar kuperjelas kau punya pelindung tubuh yang sering kau sebut kulit dari kulit itu lah aku dan komunitasku berasal. Bukan kulit yang masih setia mellindungimu tapi kulit yang telah berumur atau kau biasa menyebutnya kulit mati yang tak pernah kau inginkan lagi. Sebenarnya kulit mati itu terkelupas dengan sendirinya tanpa kau sadari dan jadilah kami ini. Menurut lepasnya kami digolongkan menjadi dua pertama kami yang terbentuk dengan cara alami tanpa insiden yang menimpa kami dan kedua yang terbentuk melalui proses yang menurut kami sangat menyakitkan, namun sebagian dari kami yang tercipta melalui proses ini pergi begitu saja tanpa sempat menikmati rasa bebas darimu. Proses itu adalah proses yang kau lakukan pada kami. Kau mengoleskan semacam krim yang terdapat butiran kasar kekulitmu lalu kau menggsok krim tersebut sampai kau rasa cukup untuk mengangkat kami. Asal kau tahu proses itu menyakitkan bagi kami mungkin bagimu juga tapi terkadang kau tak pernah menghiraukan rasa itu demi mendapat pengganti kami yang nantinya akan mempunyai nasib yang sama seperti kami. Itulah asal kami yang berada dirumahmu.
Kisah kami berlanjut, kami yang tercipta tanpa proses akan menempel dimana saja yang kami inginkan dicelanamu dikaosmu ditempat tidurmu di tanganmu bahkan diujung rambutmu. Hidup kami berpindah-pindah bukan karena kami yang menginginkan itu tapi karena tubuh kami yang terlalu ringan hingga kibasan tanganmu yang pelan bisa mengaburkan kami kesegala arah. Kau juga sering tanpa sadaar memasukan kami kemulutmu karena seperti yang kubilang tadi kami menempel dimana-mana.
Banyak orang yang tak suka dengan kami. Bagi mereka kami ini sumber penyakit dan menghindari kami tapiitu tak kan bisa karena kami ada dimanapun sekitar kami. Banyak orang selalu membersihkan menyapu kami tapi itu hal percuma menyikirkan kami karena kami akan kembali lagi ketempat kau menyingkirkan kami. Asal kau tahu kami tak suka dengan kamu kearena menurut kami kamu tuh mahluk yang sok bersih tersentuh sedikit saja oleh kami kamu akan langung bereaksi ada bengkak pada kulit padahal kami juga berasal dari kamu, tapi reaksi yang paling tak kami suka adalah saat kau mengusir kami dengan kasar dari hidungmu padahal bukan salah kami masuk hidungmu salahkan diri kamu sudah liat komunitas kami yang banyak tetap saja membuat gerakan yang cepat jadi dengan senang hati kami bertebaran dimana saja.
Hanya itu yang bisa kami ceritakan padamu sejujurnya kami para debu tak kalah denganmu kami jugapunya seribu satu macam kisah sama seperti yang dibilang oleh seniman dari duniamu.
pohon mangga depan rumah
Siang itu ada yang berbeda ketika aku sampai didepan rumah. Ayah tengah sibuk membongkar teras depan rumah untuk ditinggikan, karena suda...
-
Aku sedang sibuk dengan jejaring sosial ketika sebuah pesan masuk ke inbox ponsel ‘hay’ hanya tiga huruf isi pesan tersebut ‘hay j...
-
Hari kian larut Bulan muncul berbalutkan gaun bertabur bintang Pangeran malam pun menggodanya Angin mengganggu mereka Dengan sapuan dingin m...
-
mungkin tak banyak orang yang mengalami yang aku alami, 3x hari yang seimbang, bukan hari yang selalu sial atau hari yang selalu beruntung t...