Teringat
kembali akan kejadian sehari tepat sebelum bulan puasa tahun lalu. Aku tak tahu
setan apa yang merasukiku pagi itu yang ku tahu begitu aku bangun dari tidurku
kudapati rumah dalam keadaan sepi hanya ada mbahku yang tiduran dikursi depan
televisi. entah kenapa aku langsung tak berminat membagi suaraku dengan
siapapun dengan mbahku sekalipun. benar-benar yang sepatah katapun keluar dari
mulutku. Itu akhir dari hari-hariku yang penuh kebosanan. Setahun berselang
ramadhan ke 21 aku mendapat telepon agar aku cepat kembali kekota asalku entah
kenapa sepertinya ada sesautu yang seharusnya aku tahu namun mereka tak
menceritakan padaku. sesampainya dikota asalku, aku dijemput sepupuku, sepupuku
yang malam sebelumnya berjanji akan menjemputku walaupun aku tahu saat itu dia
hanya bercanda denganku saja. dan betapa terkejutnya aku begitu sampai aku
dipelataran rumah. Banyak orang didepan rumahku dan aku aku tahu ketika aku
memasuki rumah. beliau yang biasanya menyambutku sambil duduk dibangku
didepan televisi kini tak ada. beliau menyembutku sambil tidur dengan
wajah yang yang tenang sangat tenang bahkan melebihi ketenangannya saat tidur
tak kuasa kubendung air mata ini ya beliau sudah sempurna dalam menjalani hidup
ini. beliau sudah menjalani takdir terkahirnya sebagai manusia. semoga beliau
tenang disisi Dia. Dia penguasa seluruh isi alam ini.
sebuah blog yang bisa dibilang tak bermanfaat bagi pembaca tapi sangat bermanfaat bagi sipenulis
Kamis, 27 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
pohon mangga depan rumah
Siang itu ada yang berbeda ketika aku sampai didepan rumah. Ayah tengah sibuk membongkar teras depan rumah untuk ditinggikan, karena suda...
-
Kami sampai disebuah taman didataran tinggi dikota kami. Aku, mika dan 12 orang team asuhan mika mengadakan piknik merayakan kemenangan s...
-
Selama ini aku sering mengeluh kenapa hidup mereka lebih seru tapi setelah kudengar cerita mereka aku tersenyum aku benar-benar bersyukur de...
-
Siang itu ada yang berbeda ketika aku sampai didepan rumah. Ayah tengah sibuk membongkar teras depan rumah untuk ditinggikan, karena suda...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar