Senin, 25 Februari 2013

And I'm in Love With You



Entah saat itu malam minggu atau malam jum’at mereka tak peduli. Saat itu asa dan awan tengah duduk menikmati malam disalah satu kafe di daerah ayani selatan. Keduanya masih terdiam. Asa mengaduk-aduk cola floatnya yang tak tersisa ice cream karena langsung ludes begitu minuman itu datang, sedang awan tak jauh beda dengan asa, dia mengaduk-aduk lemon squash, berusaha agar sari lemon yang ada didasar tercampur dengan soda. Setelah sekian lama akhirnya asa memulai pembicaraan
 “berharap ada seseorang bilang gini ‘I’m in love with you and all your little things’” kata asa penuh harap.
“ya udah biar aku aja” awan mengatur posisi duduk dan nafasnya seolah akan mengucapkan sesuatu yang sangat penting “I’m in love with you and all your little things”
Ekspresi asa tak berubah masih datar dan lebih terkesan kecewa.
“jangan becanda ah aku lagi serius nih” katanya sambil cemberut
“aku juga serius nggak becanda” awan tak mau kalah
“tetep nggak percaya” asa kekeh dengan pendiriannya
“mau aku ulangi biar kamu percaya?” awan berusaha meyakinkan asa bahwa dia serius
“udahlah gak usah kalau Cuma mau bikin aku seneng” asa masih tak percaya
“I’m in love with you and all yoour little things”
“udah jangan becanda, gak lucu masih lucuan shinchan walau aku udah jarang banget nonton”
“masih nganggep becanda? Yang aku bilang serius lho”
“makasih..” akhirnya asa luluh dari pada dia harus berantem dengan awan dikafe
“jadi suka nggak aku bilang gitu?”
“emang aku punya alasan untuk bilang nggak suka?”
“mana aku tahu? Seneng gak nih?”
“ya..” jawab asa singkat sambil tersenyum
“klo kamu seneng aku juga itu seneng kok klo kamu nggak ya masalah buatku...”kata awan santai. Asa hanya tersenyum
“kayaknya seneng banget nih, hayo kenapa?”
“helo cewe mana sih yang ggak seneng kalo ada cwo bilang I’m in love with you and all your little things meski bukan dari pacar.” Asa merubah ekspresinya dengan seketika
“kamu pengen punya pacar?” tanya awan
Asa hanya tersenyum lalu berkata “sudah terlalu lama sangat jomblo”
Awan hanya manggut2 lalu bertanay kembali ke asa “semisal ada yang bilang begitu dan dia suka sama kamu bagaimana?”
“ya senenglah..” asa menjawab singkat
“lalu klo orang itu bilang gini ‘kamu suka, lalu kenapa kita nggak jadian aja?’ jawabmu gaimana?”
“Ya lihat dulu siapa orangnya kalau baru kenal trus bilang gitu ya nggak maulah”
“klo itu orang udah kamu kenal seperti akulah ibaratkan apa kamu bilang iya?”
“selama aku kenal dia dengan baik dan dia baik sama aku sama mengerti aku kenapa nggak, tapi kalo kaya temanku waktu itu sih aku ogah”
“siapa? Memang siapa?”
“yang waktu itu tiba-tiba sms aku tiba-tiba juga langsung katakan cinta walau aku kenal dia sih.”
“tapi aku nggak giitu kan?”
“yaya... kamu baik dan nggak sombong tapi suka munji diri sendiri” asa tersenyum
“berarti suka dong sama aku?”
“iya karena kamu baik...”
Keduanya kmbali saling terdiam terlarut dengan apa yang ada dihadapan mereka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pohon mangga depan rumah

Siang itu ada yang berbeda ketika aku sampai didepan rumah. Ayah tengah sibuk membongkar teras depan rumah untuk ditinggikan, karena suda...